About Me

Foto Saya
RiezVha
Hanya ingin di hormati di mana saya berdiri
Lihat profil lengkapku

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

UNIVERSITAS GUNADARMA

Minggu, 20 November 2011

Digital Music





Piringan Hitam - Gramaphone

Kalo ini ane tebak yang udah umur 50 taonan tau nih.. pasti mak bapaknya suka nyetel nih kalo lagi minum kopi ato lagi ngeteh.Sedangkan kalo yang baru umur 16-19 mungkin neneknya yang tau.. coba gih tanyain.. "nek tau gramaphone ga?"

Gramophone adalah bentuk sederhana dari record player (mesin piring hitam) yang ada sekarang ini. Mesin tersebut diciptakan oleh seorang Jerman kelahiran Amerika bersama Emile Berliner. Penemuan terjadi pada tahun 1887, namun pencipta mesin bicara sebenarnya adalah Thomas Alva Edison, yang ciptaannya terjadi pada tahun 1877. Mesin ini dinamainya Phonograph, yang cara kerjanya mempergunakan sebuah silinder yang berputar. Piringan hitam dan jarum suara adalah merupakan ciri mesin ini.

Sebenarnya gramophone dan phonograph adalah sama, hanya saja gramophone adalah istilah yang lazim dipakai di Inggris sedang Phonograph adalah istilah yang lazim dipakai di Amerika Serikat.




Kaset -Tape,Walkman

Nah kalo ini mungkin agan agan udah pernah pake.. soalnya ini sangat berguna kalo saat masa kita masih kecil .. denger lagu lagu dari Koes Ploes biasanya pake ini nih.. 

Compact audio cassette diperkenalkan oleh Philips sebagai media penyimpanan audio di Eropa pada tahun 1963. Kemudian pada tahun 1965 mulai diproduksi secara massal. Pada tahun 1971, Advent Corporation memperkenalkan Model 201 tape deck yang mengkombinasikan Dolby Type B dan chromium dioxide (Cr02). Inilah cikal bakal music cassette player. Tahun 1980an muncul Walkman dari Sony sebagai media pemutar kaset portable. Pita kaset dapat merekam lagu dengan durasi hingga 1 jam di setiap sisinya. Kualitasnya cukup baik namun kerap kali terjadi penurunan kualitas suara yang dihasilkan ketika pita kaset mengalami gangguan, kotor atau rusak.


Walkman adalah pemutar audio kaset sebagai pemutar audio dan video portabel. Walkman merubah kebiasaan mendengarkan musik, sehingga seseorang dapat mendengarkan musik di mana saja. Walkman dirilis pada tahun 1979 dengan nama Walkman di Jepang, dan disebut Soundabout di negara seperti Amerika Serikat, Freestyle di Swedia dan Stowaway di Inggris Raya. Peralatan ini dibuat pada tahun 1978 oleh enjiner audio Nobutoshi Kihara untuk mantan ketua Sony Akio Morita, yang ingin mendengarkan musik ketika perjalanan dengan pesawat terbang .[1] Morita tidak menyukai nama "Walkman" dan meminta untuk mengantinya, namun dibatalkan ketika pelaksana yuniornya telah memulai penjualannya dengan nama Walkman, sehingga akan mahal ketika diganti.






 


CD,DVD,VCD - Cd Player , Discman

Kalo ini mah agan udah pasti pernah pake lah.. soalnya ini mah taon taonnya kita.. 


CD dibuat dalam usaha merampingkan media penyimpanan musik dengan memperbaiki kualitas suara yang dihasilkan. Pada November 1984, dua tahun setelah CD diproduksi secara massal, Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portable. Musik dalam format CD, VCD maupun DVD memiliki kualitas suara yang lebih baik tetapi tetap mengalami gangguan jika disc tersebut tergores, berdebu ataupun rusak.




 




Digital Music - Mp3 Player , Ipod 

Nah untuk sekalangan remaja jaman kini biasanya udah punya nih yang namanya beginian nih. Walaupun mp3 sendiri bisa dipakai untuk HP tertentu.

Tapi hal itu tidak menyurutkan orang untuk membeli Ipod yang menggiurkan dan tentunya mahal ini 

Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musik analog, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan, yaitu :


[B] * MP3

MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.

* WAV

WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.

* AAC

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.

* WMA

Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.

* Ogg Vorbis

Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.

Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.

* Real Audio

Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.

* MIDI

Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.[/B]